Installing WordPress on Localhost

icon wordpress blueMany people say WordPress is the most powerful blog engine recently. In term of SEO (Search Engine Optimization), its simplicity and its customizable I agree with this statement. Because of its easy-to-use so many people are developing the plug-ins and themes. It makes WordPress even more worthy to be learned.

In learning WordPress, it’s a good thing if you know how to install WordPress locally, means installing WordPress in your local computer so you don’t need an internet connection.

Mengapa Menginstall WordPress di Localhost?

Bagi pemula, ada baiknya untuk mengetahui ‘arsitektur’ WordPress sebelum memakainya untuk blog yang online. Dengan bekerja ‘off-line’ kita bisa mempelajari menu-menu maupun setting yang ada dalam WordPress.

Untuk yang sudah berpengalaman, menggunakan WordPress dengan localhost tetap banyak gunanya. Misalnya, bila kita punya banyak koleksi WordPress themes yang sudah didownload, dengan localhost kita lebih leluasa dalam memilih.

Try all the themes you have and see how it looks when it applied to your blog without consuming bandwidth on your web host or having problem with slow internet connection :)

WordPress di localhost juga berguna pada saat kita mendesign sebuah theme (seperti saya, hehehe…) atau memodifikasi theme blog kita, tanpa mengganggu blog kita yang sudah online. Juga untuk mencoba plugin-plugin baru, maupun mengedit plugin WordPress bagi mereka yang sudah jago.

Okay, I think it’s enough with the chit-chat, and now let’s go to the installation.

Step 1 : Install XAMPP
Ada banyak software untuk menyimulasikan computer kita sebagai server antara lain AppServ, EasyPHP dll. Yang kita pakai kali ini adalah XAMPP. Untuk itu download dulu XAMPP Lite disini : http://www.apachefriends.org/en/xampp-windows.html#646 lalu install.

Catatan : XAMPP Lite adalah paket yang paling simpel dari XAMPP. Saya merekomendasikan karena pemakaianya mudah.

Step 2 : Start XAMPP and make sure the Apache and MySql is running
Untuk mengetahui apakah server lokal kita sudah berjalan, cek di browser kita dan ketik ‘localhost’ pada address bar di browser kita.
XAMPP is running
Beginilah tampilan apabila Apache dan MySQL sudah aktif.

Step 3 : Download WordPress
Download WordPress versi terbaru. [LINK DOWNLOAD]
Extract di :

C:\Program Files\xampp\htdocs

Extract wordpress to folder htdocs
Saya asumsikan kita tadi menginstall XAMPP di drive C. Berarti sekarang kita mempunyai struktur folder seperti ini:

C:\Program Files\xampp\htdocs\Wordpress

Bila mau, folder Wordpress boleh di rename menjadi ‘nama domain kita’ misalnya ‘blogsaya’ menjadi

C:\Program Files\xampp\htdocs\blogsaya

Step 4 : Create Database
Untuk menginstall WordPress, kita bakal membutuhkan sebuah database. Untuk itu kita perlu ‘create’ database-nya dulu.
Klik PHPMyAdmin
Dari browser, masuk ke localhost. Klik PHPMyAdmin.
Isi nama database yang akan kita buat (misalnya dalam contoh saya buat database dengan nama tetsuodb), lalu klik create.
Create database
Udah. Create database selesai.

Step 5 : Install WordPress
Dari browser, ketik localhost/wordpress (atau localhost/blogsaya).
Untuk dapat melakukan instalasi, diperlukan file bernama ‘wp-config.php’. Inilah tampilan apabila file tersebut belum ada dalam folder wordpress kita.
no wp-config.php file
Sebenarnya dalam paket wordpress yang kita download sudah disediakan file ‘wp-config-sample.php’. File ini disediakan untuk di-edit dan di-’save-as’ wp-config.php. Tetapi kita bisa juga membuat file wp-config.php ini dengan cara melalui web. Caranya : Klik aja di ‘Create a Configuration file’.

Perhatikan, dalam instalasi nanti kita bakal membutuhkan informasi ini:

Database name
Database User
Database Password
Database Host

database information
Kalau kita sudah siap, klik ‘Let’s Go!’
fill with database informations
Benar kan seperti kata saya tadi, kita bakal membutuhkan informasi tentang database kita. Untuk itu kita isikan seperti ini:

Database Name : tetsuodb (atau sesuai dengan nama database yang sudah kita create tadi)
Username : root
Password :
(kosongi saja)
Database Host : localhost
Table Prefix : wp_
(biarkan seperti ini, don’t worry about it :) )

Lalu klik ’submit’.

Note: Perhatikan, username & password disini BUKAN untuk wordpress, melainkan untuk database, maka sebaiknya diisi seperti contoh diatas (default setting untuk XAMPP localhost). Kita tidak perlu merubahnya lagi.
Allright Sparky! It
Allright Sparky! You’ve made it. Sekarang database yang kita buat sudah terhubung dengan WordPress. Setelah itu klik ‘Run the Install’ (Lho dari tadi ngapain ya?) Hehehe…
Fill the information needed
Isi informasi yang diperlukan (Blog Title & E-mail anda). Jangan kuatir, informasi ini dapat diubah nantinya.
Installation success
Inilah tampilan yang menandakan WordPress sukses diinstall.

Perhatikan! Catat password yang diberikan sebelum melanjutkan ke langkah selanjutnya.

Step 6 : Login to Your WordPress
Oke, semua langkah instalasi sudah selesai. Sekarang saatnya untuk mulai login ke WordPress kita.
Masukkan username dan password, lalu klik ‘login’. Ingat. URL login blog anda di WordPress adalah :
http://localhost/blogsaya/wp-login.php atau http://localhost/blogsaya/wp-admin.php

Hal pertama yang harus kita lakukan adalah merubah password kita (dengan password yang lebih mudah diingat) daripada 3xWWv9f kecuali anda bisa langsung hafal terus. Hahaha…
change your password
change your password alternative
Kita dapat masuk dalam halaman option tersebut dengan cara :
klik ‘admin’ di sebelah kanan atas layer, atau
tab users > your profile
Your blog

Sudah selesai! Inilah tampilan blog baru kita. Sekarang saatnya untuk mencoba posting, melihat menu-menu setting, edit themes dll. Your WordPress local installation is ready!

Akan ada banyak lagi tutorial tentang WordPress dib log ini. Bila anda tertarik untuk mengikuti update-update dari saya, silakan berlangganan untuk mendapatkannya lewat email.

12 Comments »

  1. areztdotcom

    dulu sempet nyoba….btw kpn nihhh photo2 td mlm diupload heheheh

    Comment — June 30, 2008 @ 7:13 am

  2. Bonie

    aku juga pake XAMPP for Windows kalau mau utak atik WP themes, lebih epektip drpd ngubek2 edit2 di webhosting, blom loadingnya yg bikin BW kemakan sedot… hehe…

    Comment — June 30, 2008 @ 5:25 pm

  3. Arisanto

    Wow….thank you tutorialnya

    Selama ini saya langsung install dan ngedit di hosting…keliatannya harus coba juga nih install di localhost

    Comment — July 1, 2008 @ 5:47 am

  4. ddd

    mas bs gak buat tutorial addfreestats?

    Comment — July 1, 2008 @ 7:34 am

  5. Ebook Percuma:Wordpress Offline - WangCyber.com - Komuniti Usahawan Internet Malaysia

    [...] amik Installing WordPress on Localhost | Relentless Inspiration __________________ If You find this post is useful, dare to give me the [...]

    Pingback — December 2, 2008 @ 2:47 am

  6. Membuat Self-Hosting Wordpress: Sekedar Info

    [...] editing. Tentang cara-cara membuat wordpress offline, saya sudah punya bocorannya saat surfing di teddysiswanto.com. Mudah sekali. Apalagi saya juga menggunakan addons mozilla, jadi saya bisa mengedit dengan lebih [...]

    Pingback — December 6, 2008 @ 4:42 am

  7. hatim

    bisa ga XAMPP ini diinstal di PC yang ber OS windows vista? mengingat tidak disebutkannya vista pada keterangan OS yg komptble. kalo ga bisa, gmn solusinya..mksh banyak mas

    Comment — December 10, 2008 @ 4:37 am

  8. Daisy

    Dear Mr Siswanto,

    First, thanks for the tutorial on installing wordpress on localhost. I have already tried it and it works just fine.

    I would be grateful if you would answer my inquiry. After installing it, how do you upload them on the actual site?

    Thank you in advance,
    Daisy

    Comment — December 10, 2008 @ 6:19 am

  9. Dewi

    bisa juga tho wordpress di install di komputer sendiri

    Comment — March 15, 2009 @ 7:31 am

  10. Membuat Self-Hosting Wordpress: Sekedar Info « Blog Ummu Syifa: About Baby, Pregnancy, and Parenting

    [...] editing. Tentang cara-cara membuat wordpress offline, saya sudah punya bocorannya saat surfing di teddysiswanto.com. Mudah sekali. Apalagi saya juga menggunakan addons mozilla, jadi saya bisa mengedit dengan lebih [...]

    Pingback — April 16, 2009 @ 2:40 pm

  11. siska

    mas bsa but create dota gk

    Comment — May 8, 2009 @ 9:12 am

  12. Derosa

    Skoro eto sluchitsya

    Trackback — March 8, 2010 @ 8:09 pm

  13. RSS feed for comments on this post. TrackBack URL

Leave a comment