Breaking the Myths

Kenzo umur 9 bulan

As a new parent, there are lots of things I experience with my little Kenzo. Of course I want to raise him my best. But sometime what I consider ‘the best’ is different with many people think. This is what I do to my little Kenzo. I’m sorry if I might disappoint you, but as a father, I want to give him the best. This is what I called ‘Breaking the Myths’

Banyak pendapat dan nasehat dari berbagai sumber dengan alasannya masing-masing. Tapi kenyataannya inilah yang saya lakukan buat Kenzo.

Bayi jangan diberi kempong, nanti gedenya bisa monyong.

Saya bertanya pada ortu saya, ternyata pada saat bayi, saya juga ngempong, demikian juga dua adik saya. Dari pihak istri, tenyata sama. Istri saya dan dua adiknya juga pakai kempong. Bahkan adiknya yang paling kecil ngempong terus sampe gede. Hehehe… Dan menurut saya, tak satupun dari kita yang monyong tuh? Masih kurang? Coba tanya ortu kamu, yang masa kecilnya ngempong. Coba diukur moncongnya, apakah monyong?

Saya memberi Kenzo kempong. Menurut saya, kampong bagus untuk latihan menggigit dengan gusi, sebelum giginya tumbuh. Bahkan saat ini ada kempong khusus dengan bahan silikon dan desain yang khusus untuk membantu bayi mingkem (mengatupkan mulut), jadi dalam kodisi biasa dia tidak ngowoh (mulut terbuka alias bengong). So, why not? Daripada bayi memakan benda lain yang mungkin saja lebih berbahaya, tajam, kotor, bahkan beracun. Misalnya, handphone. Believe or not, handphone saya rusak gara-gara sering dimakannya. Kadang pada saat saya pegang, teryata HP saya basah semua oleh liurnya. Pantesan speakernya sampe rusak. 🙂

Bayi jangan sering digendong, nanti ‘marai tuman’ (jadi kebiasaan). Meskipun menangis, harus dilatih dibiarkan di dalam box-nya atau stroller (kereta bayi).

Kami biasa menggendong Kenzo kemana-mana. Menurut kami, inilah saatnya menggendong buah hati selagi masih bisa digendong. Dengan demikian, bayi merasa aman, dikasihi, dilindungi dan mengalami hubungan yang dekat dengan ortu-nya. Kami memanfaatkan masa-masa ini sebaik mungkin, karena tanpa disadari bila dia makin besar, pada saat kita rindu untuk menggendongnya, sudah tidak mungkin lagi.

Bayi jangan diberi ASI. Susu formula lebih baik dari ASI. Atau, setelah 3 atau 6 bulan, bayi harus disapih (dipisahkan dari mamanya) supaya mandiri, dan dihentikan dari ASI.

Dari tulisan saya yang sebelumnya, saya dan Effi berpendapat bahwa ASI adalah makanan terbaik bagi bayi. ASI mempunyai gisi terlengkap dan paling sempurna untuk memenuhi semua kebutuhan bayi. ASI adalah hak bayi, dan apabila ibu tidak memberikannya, itu sama dengan merebut hak milik sang bayi.

Kenzo umue 3 bulan

Dalam hal ini saya tidak layak untuk bermegah atau menyombongkan diri. Sejak lahir sampai usia 6 bulan, Kenzo hanya minum ASI. Setelah 6 bulan, mulai ditambahkan makana lainnya. Sampai saat ini usian Kenzo 1 tahun, dia masih mengkonsumsi ASI sebagai favoritnya. Dalam hal ini saya sadar bahwa meskipun dengan dukungan saya, Effi-lah yang berjasa. Berjuang untuk menyediakan ASI yang cukup untuk Kenzo. I’ve never thought we made it this far. Memang sih banyak yang bilang bahwa tidak semua wanita memiliki kemampuan untuk memproduksi ASI. Lihat artikel tentang mitos dan fakta seputar ASI ini. Just want to encourage you to keep trying because, it’s the best food for your little one.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*